A. Fungsi bahasa Indonesia :
- Bahasa sebagai alat komunikasi
- Bahasa resmi kenegaraan
- Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
- Bahasa resmi untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional serta kepentingan pemerintah
- Alat pengembangan kebudayaan
B. Fungsi bahasa indonesia sebagai
bahasa baku :
- Fungsi Pemersatu, artinya bahasa Indonesia mempersatukan suku bangsa yang berlatar budaya dan bahasa yang berbeda-beda
- Fungsi pemberi kekhasan, artinya bahasa baku memperbedakan bahasa itu dengan bahasa yang lain
- Fungsi penambah kewibawaan, penggunaan bahasa baku akan menambah kewibawaan atau prestise.
- Fungsi sebagai kerangka acuan, mengandung maksud bahwa bahasa baku merupakan kerangka acuan pemakaian bahasa
C. Ragam Bahasa Indonesia
1. ragam lisan
2. ragam tulisan
3. ragam bahasa berdasarkan sikap penutur
4. ragam bahasa sastra
-menggunakan kalimat tidak efektif
-menggunakan kata-kata tidak baku
-adanya rangkaian kata yang bermakna konotasi
2. ragam tulisan
3. ragam bahasa berdasarkan sikap penutur
4. ragam bahasa sastra
-menggunakan kalimat tidak efektif
-menggunakan kata-kata tidak baku
-adanya rangkaian kata yang bermakna konotasi
Daftar Pustaka
https://mochammadfandhika.wordpress.com/fungsi-dan-ragam-bahasa/
CINTA BAHASA INDONESIA
kita sebagai salah satu warga bangsa
indonesia ikut ambil dalam melestarikan bahasa indonesia. Salah satu kiat yang
dapat kita lakukan adalah dengan senang atau cinta berbahasa indonesia karena
selain sebagai alat komunikasi pada umumnya, bahasa juga memiliki fungsi-
fungsi yang dapat kita temukan dari segi kedudukannya sebagai bahasa negara dan
bahasa nasional seperti alat pemersatu bangsa. Seiring dengan perkembangan
jaman, bahasa pun telah banyak mengalami perkembangan. Tak jauh berbeda dengan
keberadaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional negara kita.
Dari
segi penulisan, sangat jelas terdapat perkembangan menuju arah yang lebih mudah
dipahami. Disisi lain, Bahasa Indonesia telah banyak ditinggalkan atau
'dimelencengkan' penggunaannya. Hal ini tentu dapat membuat keberadaan Bahasa
Indonesia punah bila kita tidak dapat melestarikannya.
Mencintai bahasa Indonesia kata lainnya adalah setia menggunakan bahasa
Indonesia dalam berbagai kesempatan. Apalagi pada kesempatan-kesempatan
resmi. Sebagai generasi muda, tugas utama kita adalah menjaga,
mencintai, menggalakkan dan memurnikan bahasa Indonesia dari unsur-unsur
yang merusak. Generasi muda perlu dibina dan disadarkan agar
benar-benar mencintai bahasa Indonesia sebagaimana kita semua telah
bersumpah bahwa Indonesia adalah bangsa, bahasa dan tanah air kita.
http://rahmaekaputri.blogspot.com/201
0/09/fungsi-dan-kedudukan-bahasaindonesia.
html
http://ferdinan01.blogspot.com/2009/02
/sosiolinguistik-variasi-bahasa.html. [06
Oktober 2012].
https://www.google.co.id/search?hl=id&ie=ISO-8859-1&q=pdf+bagaimana+cara+kita+cinta+bahasa+indonesia
Penggunaan Bahasa Indonesia di Daerah Perbatasan
Banyak masyarakat Indonesia yang berada
di daerah terpencil yang tidak dapat menggunakan bahasa Indonesia ataupun tidak
mengerti Bahasa Indonesia sama sekali. Bahkan, mereka justru memahami dan
mengerti bahasa bangsa lain. Sebagai contoh kecil rakyat Indonesia yang
bertempet tinggal di perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia atau Brunei
Darussalam, mereka justru lebih fasih bahkan menggunakan bahasa negara tersebut
dari pada menggunakan bahasa kita yaitu bahasa Indonesia.
Pembenahan dan Terobosan
yang Perlu Dilakukan di Bidang Pendidikan
Melihat begitu ironisnya Bahasa
Indonesia di lingkungan masyarakat terpencil, maka Indonesia perlu melakukan
pembenahan-pembenhan dan terobosan yang nyata, konstruktif dan efektif demi
tercapainya masyarakat Indonesia yang melek Bahasa Indonesia yang baik dan
benar. Salah satunya adalah dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan
bahasa.
Pembenahan dapat dilakukan dengan
program prioritas pendidikan dasar bagi masyarakat terpencil Indonesia. Program
ini dapat dijalankan dengan cara mengirimkan guru yang kompeten ke seluruh
daerah terpencil yang ada di Indonesia. Namun sebelum diberangkatkan guru-guru
tersebut wajib melaksanakan pelatihan dan orientasi terhadap daerah yang akan
dituju, misalnya pengenalan bahasa, pengenalan budaya dan pengenalan topografi
dearah tersebut.
Daftar Pustaka
Bisakah bahasa
indonesia menjadi bahasa internasional?
Bahasa
indonesia saat ini menjadi pertimbangan dunia. Bukan semata karena indonesia
menjadi negara yang berpotensi menjadi pasar, namun juga sebagai negara yang
mulai merangkaka naik untuk berperan dalam dinamika internasional. Wajar bila
muncul wacana bahwa bahasa indonesia layak untuk menjadi bahasa internasional.
Kepala badan pengembangan dan pembinaan bahasa kemdikbud mengatakan, tujuan
pemerintah menjadikan bahasa indonesia menjadi bahasa internasional didukung
fakta bahwa banyak bangsa lain yang berminat mempelajari bahasa indonesia.
“sampai
saat ini ada 174 pusat pembelajaran bahasa indonesia yang tersebar di 45
negara. Paling banyak ada di Jepang, yaitu 38 tempat pembelajaran. Di Australia
ada 36. Ini membuktikan bahwa minat bangsa lain terhadap bahasa indonesia
tinggi,” ujar Mahsun. Mahsun mengatakan, semakin tinggi minat mempelajari
bahasa indonesia dari negara lain, berarti semakin banyak yang mengakui
identitas bangsa indonesia. “karena bahasa adalah identitas suatu bangsa,”
katanya. Banyak tantangan yang haru dihadapi untuk mewujudkan bahasa indonesia
menjadi bahasa internasional, salah satunya adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN
(MEA).
Daftar pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar